MAHAPALA UNNES

feel the adventure care with nature

Arsip untuk ‘HoT NEWS!!’ Kategori

Ditulis oleh mahapalaunnes di/pada Agustus 27, 2009

KILIMANJARO TANZANIA AFRIKA

KILIMANJARO TANZANIA AFRIKA

Ditulis dalam HoT NEWS!! | Leave a Comment »

Ditulis oleh mahapalaunnes di/pada Agustus 27, 2009

UHURU PEAK (5895 mhpl)

UHURU PEAK (5895 mhpl)

Ditulis dalam HoT NEWS!! | Leave a Comment »

KILIMANJARO

Ditulis oleh mahapalaunnes di/pada Agustus 27, 2009

Pendakian Gunung Tertinggi di Benua Afrika
INDAHNYA INDONESIAKU

Aku tidak akan bercerita banyak tentang negeriku tapi aku akan menceritakan perjalananku mendaki gunung di Kilimanjaro yang menambah rasa cintaku kepada bangsa ini, aku bangga lahir di Indonesia dan di besarkan di Indonesia. Sebuah perjalanan panjang menuju puncak tertinggi di Benua Afrika. Selama setahun kami mempersiapkan segala sesuatunya bahkan kami pernah berfikir bahwa kegiatan ini mungkin masih sangat luar biasa bagi kami akan tetapi dengan keyakinan yang kami miliki kami bertekad sebuah cita-cita mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi di benua Afrika. Selama lebih dari 8 bulan kami mempersiapkan fisik kami berlatih dan terus berlatih dengan dukungan rekan-rekan kami yang ada di MAHAPALA UNNES kawan-kawan yang pantang menyerah, selalu bekerja keras agar kegiatan ini berjalan dengan lancer. Keberangkatan kami ke Tanzania atas nama Indonesia, Universitas Negeri Semarang, dan MAHAPALA UNNES.

Hari pertama Selasa 11 Agustus 2009
Perjalanan Kami di awali dengan keberangkatan kami ke Bandara Ahmad Yani semarang, banyak rekan, alumni, pejabat dan Orang tua yang mengantarkan kami hingga bandara tersebut. Dalam hati kami inilah satu hal yang membuat kami terharu, dan tentunya bangga dengan apa yang akan kami lakukan, setiap kami memikirkan sesuatu dalam benak kami pada ujungnya kami tidak akan mengecewakan orang-orang yang telah bekerja keras untuk kegiatan ini. Keberangkatan kami menuju Jakarta menggunakan pesawat garuda Indonesia Hingga Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Di Bandara Soekarno-hatta bapak rector dan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan menemui kami untuk memberikan doa Restu.
Hari kedua Rabu 12 Agustus 2009
Tengah malam kami berangkat menuju Nairobi Kenya dengan menggunakan Pesawat Emirates Airline akan tetapi kami harus transit dahulu di bandara Dubai. Disana kami menunggu pergantian pesawat lebih kurang 5 jam untuk melanjutkan perjalanan menuju Nairobi. Selama menunggu pergantian pesawat kami berada di gate 203 sesuai dengan infoormasi yang kami dapat akan tetapi pada 30 menit menjelang keberangkatan kami belum melihat tanda-tanda pintu di buka ternyata dari pengumuman yang disiarkan kami harus berpindah ke Gate 216 yang letaknya lumayan jauh kamipun bergegas meninggalkan tempat kami berada dan langsung menuju gate 216 dan benar di sana penumpang menuju Nairobi telah berada di sana, lege juga akhirnya ketika kami sudah didalam peawat yang akan membawa kami menuju Nairobi.
Selama 4 jam kami terbang menuju Nairobi dan setiba di Nairobi kami sudah di jemput oleh staf KBRI Kenya setelah menyelesaikan administrasi kami melanjutkan perjalanan menuju Tanzania tepatnya kota Arusha dengan perjalanan darat, selama perjalanan darat kami melihat kondisi yang sangat mengagetkan kami, tanah yang kering yang terhampar luas dan kehidupan masyarakat yang jauh dari kehidupan di Tanah Air kami (Indonesia). Benar-benar kami merasakan kebanggaan yang luar biasa menjadi bangsa Indonesia.
Selama 6 jam perjalanan menggunakan Sutle bus kami tiba di Arusha dan hal pertama yang kami lakukan adalah mencari kartu perdana local untuk berkomunikasi dengan kawan-kawan di Indonesia. Setelah mendapatkan apa yang kami harapakan kami melanjutkan perjalanan menuju hotel yang akan kami gunakan untuk menginap satu malam. Setiba di hotel kami check-in dan mencari kamar yang berisi 3 tempat tidur agar kami bisa mempermudah koordinasi pada malam hari dan paginya. Hari itu hari yang sangat melelahkan melewati jalanan yang rusak dan berdebu lubang-lubang jalan yang banyak sekali hingga membuat kepala kami pusing walaupun sudah beristirahat di hotel
Hari Ketiga kamis 13 Agustus 2009
Kami check-out dari hotel dan bersiap-siap menuju ke travel agent yang akan membantu kami untuk mendaki gunung Kilimanjaro. Di kantor travel agen kami mengurus administrasi dan setelah selesai kami melanjutkan perjalanan menuju moshi, untuk tujuan utama kami adalah Umbwe gate tetapi kami harus mengurus perizinan pendakian di Machame Gate selain di marangu ternyata kami bias mengurus pendakian di Machame. Setelah mengurus perizinan kami menuju Umbwe Gate yang akan kami gunakan untuk melakukan pendakian, Umbwe gate adalah rute tercepat dan tersulit menuju puncak Uhuru Peak (5895 mdpl). Dan untuk kegiatan turun kami akan menggunakan jalur mweka yang hanya digunakan untuk turun.
Di mweka gate kami mengurus administrasi pendakian dan menyiiapkan segala sesuatu yuang akan kami bawa termasuk Kru pendakian. Setelah semuanya selesai kami memulai mendaki gunung Kilimanjaro pada awal pendakian (1600 mdpl) rute yang kami lewati mirip dengan medan di Gunung Slamet banyak pohon-pohon yang menjulang tinggi dan banyak kesamaan yang terdapat di hutannya. Pkl 13.20 Kami mulai melakukan pendakian menuju ke Umbwe Cave (2850 mdpl) setelah sebelumnya melakukan pendataan di Umbwe Gate.. Medan disini melewati hutan hujan tropis dan jalurnya masih cukup landai dan bagus.
Di perjalanan kami sempat bertemu dengan beberapa White Face Monkey, yang sedang bermain dari pohon satu ke pohon yang lain. Seluruh anggota tim tiba di Umbwe Cave Pkl 17.40 kemudian langsung menuju ke camp yang telah dibuat lalu istirahat. Di sini hanya ada satu rombongan selain kami yaitu 2 orang dari kanada karena jalur yang kami lewati memang paling jarang dilalui oleh para pendaki.
Hari keempat Jumat 14 Agustus 2009
Pkl 07.15 makan pagi dan kami baru berangkat untuk melanjutkan perjalanan menuju Barranco Camp (3950 mdpl) Pkl 08.10. Kurang lebih 20 menit perjalanan, daerah pendakian berubah menjadi moorland. Daerahnya agak terbuka sekarang dan jalan mulai terjal, hanya ada tumbuhan erika yang sudah mulai mengecil dan moss. Dan punggungan mulai menyempit karena diapit oleh dua lembahan yang sangat besar yaitu lonzo stream dan Umbwe River.
Di tengah perjalanan, pukul 11.30 kami istirahat untuk makan siang dengan bekal yang sudah kami persiapkan dari pagi.
Pkl 13.30 kami Sampai di Barranco Camp. Setelah menulis semua nama kami di buku pendataan lalu kami langsung menuju ke camp. Disini kepala kami sudah mulai pusing. Kemudian kami istirahat. Di Barranco camp merupakan pertemuan antara jalur Umbwe Gate dengan jalur Machame Gate . Dan didekat sini ada mata air dari sungai yang bisa diambil airnya.
Pkl 14.45 kami melakukan aklimatisasi dengan menambah ketinggian kemudian kembali lagi.
Pkl 18.00 Kami makan malam kemudian briefing untuk kegiatan besok pagi. Pkl 20.00 kami pun istirahat untuk mempersiapkan pendakian berikutnya besok pagi.
Hari kelima Sabtu 15 Agustus 2009
Pkl 07.45 kami makan pagi dan melanjutkan perjalanan menuju ke Barrafu Camp (4600 mdpl) pada pukul 08.30. mulai dari Karanga Camp keatas bisa dibilang sama sekali sudah tidak ada vegetasinya, yang ada hanya bebatuan dan debu berpasir dan berkerikil, medanyapun agak naik.
Pkl 11.45 kami sampai di Barrafu camp kemudian makan siang dan dilanjutkan menulis nama – nama kami di buku pendataan lalu setelah itu baru menuju ke camp yang sudah dipersiapkan dan kamipun istirahat.
Setelah istirahat beberapa saat kami melakukan kegiatan latihan di ketinggian dengan melakukan perjalanana sekitar 300 mdpl dari camp sekitar 1 jam kami melakukan perjalanan setelah itu kami turun dan melakukan aktivitas camp. Setelah makan malam kami breafing untuk rencana hari esok. Sebenarnya hari itu kami ingin langsung mencapai barafu Hut akan tetapi karena beberapa hal yang menjadi pemikiran salah satunya adalah untuk membiasakan kami dahulu di ketinggian 4000 mdpl. Malam itu kami istirahat dengan pulas walaupun dinginnya gunung kilimanjaro sangat terasa suhu saat itu 3 derajat celcius.

Hari keenam Minggu 16 Agustus 2009
Seperti biasa kami melakukan persiapan setiap pagi mempersiapkan segala sesuatu baik air ataupun yang lainnya. Setiap hari kami harus meminum air sebanyak 4 liter untuk kebutuhan kami dan untuk mengurangi sakit kepala yang kami rasakan setiap hari setelah mencapai 4000 mdpl. Perjalanan menuju Barafu sudah mulai terasa berat dibandingkan dengan perjalanan sebelumnya, kami berjalan secara berlahan dan tidak berani menambah kecepatan karena setiap kali kami menambah ketinggian kepala kami pasti merasakan sakit yang luar biasa.
kami makan pagi dan melanjutkan perjalanan menuju ke Barrafu Camp (4600 mdpl) pada pukul 08.30. mulai dari Karanga Camp keatas bisa dibilang sama sekali sudah tidak ada vegetasinya, yang ada hanya bebatuan dan debu berpasir dan berkerikil, medanyapun naik.
Pkl 11.45 kami sampai di Barrafu camp kemudian makan siang dan dilanjutkan menulis nama – nama kami di buku pendataan lalu setelah itu baru menuju ke camp. Seperti biasa setelah melakukan istirahat cukup kami melakukan pendakian kecil menambah ketinggian 500 mdpl ini sebagai latihan kami sebelum melakukan pendakian kepuncak nanti malam. Sekitar 3 jam kami melakukan pendakian dan turun kembali menuju camp. Kami istirahat total setelah melakukan breafing persiapan pendakian kami bangun pukul 23.30 dan memakai semua perlengkapan kami dan menyiapkan air yang akan kami bawa masing-masing orang membawa 1 kantong air berisi 2 liter dan beberapa botol air dan membawa juga 1 termos air teh manis panas
Hari ketujuh senin 17 Agustus 2009
Langkah kami berlahan menyusuri jalan setapak yang menanjak, medan pasir yang membuat langkah kami semakin berat, 10 kami berjalan satu rombongan pendaki turun karena tidak kuat dan beberapa orang berlarian menuju keatas dengan membawa kotak P3K ternyata di atas ada yang sakit . Beberapa rombongan kami lewati dan tak terasa 500 mdpl telah kami daki dari camp terakhir. Mulai ketinggian 5500 mdpl kami merasakan sakit yang luar biasa langkah kami melambat, air yang kami bawa membeku dan lampu senter kami semakin meredup. Kami istirahat mengganti baterai dan minum minuman hangat yang kami bawa tetapi malah membuat perut kami sakit akhirnya kami menahan rasa haus ini selama perjalanan. Semakin lama langkah kami semakin gontai dan seakan tenaga kami sudah habis, dada yang sesak, kepala yang semakin pening dan rasa mual yang sesekali kami rasakan. Perjalanan yang berat dan hanya semangat yang tersisa. Dalam benak kami hanya berfikir sampai dipuncak itu saja kami tidak sempat memikirkan bagaimana kami turun. Hampir 7 jam kami berjalan dan akhirnya kami sampai di bibir jurang yang menjadi puncak pertama yang kami capai. Tetapi kondisi kami semakin parah dan dengan berbagai cara kami menghilangkannya. Selama satu jam kami berjalan menuju Uhuru Peak dan akhirnya kami melihat puncak yang selama ini hanya kami lihat di gambar dan foto. Setelah istirahat sebentar di dekat puncak kami mengambil dokumentasi di puncak dan mengibarkan merah-putih dengan iringan lagu Indonesia Raya sungguh melegakan bagi kami tetapi saat kami akan mengambil beberapa gambar lagi kami harus turun karena kondisi kami tidak semakin membaik.
Kami turun dengan cepet dengan harapan ketinggian yang lebih rendah dapat membuat kami ebih baik dan ternyata benar kondisi kami berangsur-angsur membaik. Selama 3 jam kami melakukan perjalanan turun akhirnya sampai di Barafu Camp tidak lama kami di Barafu Camp kami bersiap-siap menuju Mweka Camp yan g akan menjadi tempat camp kami di perjalanan turun pada ketinggian 3100 mdpl, selama 4 jam kami berjalan menuju Mweka gate.
Di Mweka camp kami istirahat dan makan-makanan yang kami bawa untuk memulihkan tenaga.
Hari ke delapan Selasa 18 Agustus 2009
Hari itu badan kami segar dan siap untuk melakukan perjalanan turun, target kami untuk hari ini adalah Mweka Gate dengan ketinggian 1700 mdpl, kami melewati hutan hujan tropis banyak pohon-pohon besar yang kami lewati. Setelah berjalan 4 jam kami tiba di Mweka Gate di sana kami mengurus administrasi perjalanan dan mengambil sertifikat pendakian. Setelah melakukan semua hal itu kami kembali ke Hotel di Arusha.
Kegiatan kami di Tanzania sampai dengan tanggal 21 Agustus 2009 banyak hal yang kami lakukan mencari informasi tentang pengelolaan taman Nasional, Sistem SAR dan mencari informasi tentang budaya di Tanzania.

Ditulis dalam HoT NEWS!! | Leave a Comment »

Ditulis oleh mahapalaunnes di/pada Agustus 27, 2009

NEWS : Berkibarlah Merah Putih di Kilimanjaro…

6614_101950389819721_100000142804223_55975_676132_tBERITA – pariwisata.infogue.com – – Hempasan angin kencang dan taburan bintang menyelimuti Gunung Kilimanjaro, Tanzania, Afrika, Senin (17/8) dini hari. Ketika mulai berpijak pada ketinggian 5.200 meter di atas permukaan laut (mdpl), langkah Manikmaya Waskitojati (22) mulai terhuyung, napas tersengal, dan kepala terus berputar. Namun, dia tidak berhenti berjalan.

Manik bersama dua anggota tim Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Negeri Semarang (Mahapala Unnes), yaitu Priyo Handoko (23) dan Ivan Hafidh Wasiana (23), bertekad mengibarkan bendera merah putih di Uhuru Peak, puncak Gunung Kilimanjaro yang berada pada ketinggian 5.895 mdpl pada Senin (17/8) pagi.

Semangat itulah yang kemudian mendasari mereka terus melangkah walau perlahan. Dengan kondisi fisik yang terus menurun, air minum yang membeku karena suhu udara mencapai minus 12 derajat celsius, asupan oksigen ke otak yang semakin menipis karena rendahnya tekanan udara, ketiga mahasiswa tersebut tetap pantang menyerah.

Bahkan, demi membakar semangat, mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya sekitar 30 menit sebelum titik tertinggi di benua Afrika tersebut. “Yang ada dalam pikiran kami adalah sampai puncak Kilimanjaro dan mengibarkan merah putih di sana,” ujar Ivan, sang ketua tim.

Ketiga mahasiswa Unnes itu memulai pendakian melalui jalur Umbwe Gate, sisi selatan Kilimanjaro. Jalur ini merupakan jalur pendakian terpendek dan tersulit dari lima jalur lainnya, yaitu Mweka Gate, Marangu, Machame, Shira (semuanya terletak di Tanzania), dan Loitokitok (Kenya). Gunung Kilimanjaro terletak di dua negara yaitu Tanzania dan Kenya.

Bukan tanpa persiapan, perjalanan yang ditempuh selama 11 hari ini (6 hari pendakian dan 5 hari perjalanan darat) yang mereka rencanakan sejak November 2008 lalu itu. Mulai dari persiapan fisik, perbekalan, psikologi, dan bahasa terus dilatih tanpa jeda.

Tak pelak, kegiatan yang menelan biaya hingga Rp 230 juta itu mendapat dukungan penuh dari pihak universitas. Rektor Unnes Sudijono Sastroatmodjo mengatakan, selain memberikan dukungan biaya, pihak universitas juga memfasilitasi kemudahan jaringan dari Indonesia menuju Kenya dan Tanzania.

Ketua Umum Mahapala Unnes Khaerul Hamzah mengatakan, pendakian Gunung Kilimanjaro ini merupakan bagian awal dari program jangka panjang Mahapala yang berambisi untuk mendaki tujuh puncak tertinggi di dunia, yaitu, Mount Everest (Nepal dan China), Elbrus (Rusia), Mckinley (Alaska), Aconcagua (Argentina), Mckinley (Amerika Serikat), Kosciuszko (Australia), dan Carstenz Pyramide (Indonesia).

Yang pasti, walaupun membawa misi perjalanan hingga ke luar tanah air, ketiga pencinta alam dari Unnes itu tidak akan melupakan kewajibannya. Sampah yang dihasilkan selama perjalanan, mereka bawa pulang tanpa sisa dan tidak ada satu benda pun yang mereka bawa dari Kilimanjaro sebagai buah tangan.

Semangat itu persis sesuai dengan pemeo para pencinta alam, take nothing but picture, leave nothing but footprints, and kill nothing but time (tidak mengambil apapun kecuali foto, tidak meninggalkan apapun kecuali jejak kaki, dan tidak membunuh apapun kecuali waktu). (HARRY SUSILO)

Ditulis dalam HoT NEWS!! | Leave a Comment »

33 TAHUN MAHAPALA UNNES

Ditulis oleh mahapalaunnes di/pada April 16, 2009

Siang itu, sekretariat MAHAPALA UNNES terasa berbeda. Semua orang sibuk mempersiapkan berbagai perlengkapan dan peralatan yang akan dibawa ke Kopeng untuk merayakan hari ulang tahun (HUT) MAHAPALA UNNES yang ke-33. Udara yang sangat panas mengiringi perjalanan semua anggota aktif MAHAPALA UNNES. Sesampainya di tempat tujuan, Wisma Perhutani, kesibukan kembali dimulai. Sebagian mendirikan tenda pleton, yang lain mempersiapkan makan malam. Menjelang sore hari, langit mulai mendung. Waktu itu alumni Didik Bolong datang bersama istri. Padahal persiapan kami belum selesai karena acara baru dimulai pada malam hari. Sore hari hujan deras turun. Cukup banyak alumni yang sudah datang. Sambil menunggu hujan reda, semuanya mengobrol dan saling bertanya kabar masing-masing. Sekitar pukul tujuh malam, semua anggota aktif MAHAPALA dan anggota alumni berpindah tempat di aula yang terletak di seberang wisma.
Di dalam ruangan aula malam itu riuh dengan suara orang yang mengobrol, tertawa bersama, dan bercerita. Namun keriuhan itu harus ditunda sejenak, karena acara saresehan akan segera dimulai. Onix, sebagai pembawa acara segera memandu acara. Acara saresehan berjalan dengan lancar. Dalam saresehan itu, anggota baru, angkatan XXIX , memperkenalkan diri pada semua anggota dan alumni MAHAPALA yang hadir. Perkenalan selesai, acara potong tumpeng pun dimulai oleh perwakilan alumni dan diserahkan kepada anggota termuda, angkatan XXIX. Dalam acara saresehan itu juga, tim expedisi memaparkan perkembangan expedisi ke KILIMANJARO yang akan dilaksanakan bulan Agustus nanti. Suasana hangat dan kekeluargaan terjalin malam itu karena semua anggota berkumpul, dari yang termuda sampai angatan perintis saling bertukar pikiran dan pengalaman masing-masing. Semuanya larut dalam kebersamaan, tanpa terasa pagi hampir menjelang. Akhirnya semuanya memutuskan untuk istirahat malam.
Pagi hari, selesai sarapan pagi, semua alumni bersiap untuk melakukan outbond yang dipandu oleh penulis sendiri. Semuanya tertawa lepas pada saat melakukan permainan-permainan ice breaking. Alumni Tatak pun tidak ketinggalan memberikan beberapa game yang disambut riuh oleh teman-teman alumni lainnya. Sampai siang hari, alumni dan anggota aktif MAHAPALA bermain game bersama. Akhirnya, pukul 11.00 WIB alumni berpamitan kepada aggota aktif MAHAPALA sebagai panitia kegiatan. Kami pun segera bersiap untuk pulang ke sekretariat. Semoga kebersamaan seperti ini akan terus terjaga sampai berapapun usia MAHAPALA nanti. Selamat ulang tahun MAHAPALA UNNES….
(Jessi.NTA.IBI.XXVII.06.473)

Ditulis dalam HoT NEWS!! | Leave a Comment »

tips n trik

Ditulis oleh mahapalaunnes di/pada Maret 25, 2009

110-trik-cepat-coreldraw-untuk-pemula

Ditulis dalam HoT NEWS!! | Leave a Comment »

MENJADI PEMIMPIN MELALUI ORGANISASI

Ditulis oleh mahapalaunnes di/pada Maret 19, 2009

Setiap orang dilahirkan untuk menjadi pemimpin. Minimal menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. Kemampuan memimpin inilah yang menentukan bagaimana seseorang mengambil keputusan, menentukan sikap, serta menata kehidupannya sehari-hari. Bagi seorang mahasiswa, kemampuan memimpin tidak hanya sebatas memimpin dirinya sendiri namun dituntut untuk menjadi pemimpin pemimpin bagi orang lain. Mahasiswa dididik agar mampu memberikan pengabdiannya kepada masyarakat untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka dapat di bangku perkualiahan. Suatu hal yang sangat disayangkan jika seorang mahasiswa setelah terjun di masyarakat tidak mampu memberikan kontribusi yang nyata. Oleh karena itulah diperlukan suatu media bagi mahasiswa untuk belajar menjadi seorang pemimpin. Salah satunya adalah melalui organisasi kemahasiswaan. Suatu wadah dari lembaga kemahasiswaan yang memediasi mahasiswa untuk berkegiatan, mengembangkan kemampuan sesuai bakat dan minatnya masing-masing. Melalui organisasi inilah, mahasiswa dapat belajar banyak hal, terutama kepemimpinan dan manajemen organisasi.

MAHAPALA UNNES, yang merupakan salah satu organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas Negeri Semarang mengadakan Pematerian Manajemen Organisasi (PMO) pada 14-15 Maret 2009. Kegiatan yang bertema “Menjadi Pemimpin Melalui Organisasi Kemahasiswaan”, ini bertujuan untuk memberikan pematerian mengenai organisasi terutama bagi anggota baru, angkatan XXIX. Dengan mendatangkan pemateri dari kalangan dosen Universitas Negeri Semarang, diharapkan mampu memberikan stimulus bagi anggota aktif MAHAPALA UNNES untuk lebih memajukan organisasi. Drs. Ade Rustiana, M.Si, dosen Fakultas Ekonomi memaparkan materi yang menjadi topik utama, Menjadi Pemimpin Melalui Organisasi Kemahasiswaan, sedangkan dosen Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan memberikan materi mengenai Psikologi Dasar, yang sangat penting untuk diketahui oleh seorang pemimpin dalam mengkoordinasikan bawahannya. Dengan kegiatan ini, kita diharapkan mampu menjadi seorang pemimpin yang baik, mampu memberikan motivasi bagi orang lain, memiliki kecerdasan emosi yang baik, sehingga nantinya pengabdian bagi masyarakat dapat diwujudkan. (Jessi/IBI-473)

Ditulis dalam HoT NEWS!! | 2 Komentar »

TAMAN KEHATI DI JAWA TENGAH

Ditulis oleh mahapalaunnes di/pada Maret 19, 2009

Universitas Negeri Semarang bekerja sama dengan Kementrian Negara Lingkungan Hidup membuat sebuah Taman Keanekaragaman Hayati Tumbuhan Lokal Jawa Tengah. Taman Kehati ini merupakan yang pertama di Indonesia dan berada di sebuah Universitas. Program Taman Kehati, menurut rencana Kementrian Lingkungan Hidup akan dibuat di setiap provinsi di Indonesia. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan berbagai species tumbuhan lokal Jawa Tengah dari ancaman kepunahan melalui pembudidayaan jenis-jenis tumbuhan lokal Jawa Tengah, mengoleksi contoh hidup jenis-jenis tumbuhan lokal Jawa Tengah, tempat praktek pengenalan jenis-jenis tumbuhan lokal Jawa Tengah, serta untuk menyediakan sumber benih jenis-jenis tumbuhan lokal Jawa Tengah.
Dibangun di lokasi tanah Gunung Ledek Kelurahan Sekaran yang merupakan lahan milik Universitas Negeri Semarang, Taman Kehati memiliki luas ± 15 Hektar dengan 39 jenis tumbuhan lokal Jawa Tengah. Jumlah bibit yang tertanam ± 10 ribu bibit. Awal terbentuknya kerjasama ini adalah dari keprihatinan anggota MAHAPALA UNNES terhadap kelestarian lingkungan. Anggota MAHAPALA UNNES merasa terpanggil untuk melestarikan lingkungan mengingat banyaknya tumbuhan yang hampir punah bahkan ada yang sudah punah. Oleh karena itu MAHAPALA UNNES mengusulkan dibuatnya Arboretum. Akhirnya usulan ini direspon oleh Kementrian Negara Lingkungan Hidup dengan dibangunnya Taman Keanekaragaman Hayati Tumbuhan lokal Jawa Tengah di Universitas Negeri Semarang.
Taman Keanekaragaman Hayati ini diresmikan langsung oleh Bapak Rahmat Witoelar, Menteri Negara Lingkungan Hidup pada tanggal 27 November 2008. Dalam peresmian Taman Kehati ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Kepala BLH dan juga perwakilan dari dinas-dinas dan instansi terkait se-kota Semarang turut hadir dalam acara peresmian ini. Selain meresmikan Taman Kehati Bapak Rahmat Witoelar juga memberikan Studium General di Auditorium UNNES dengan tema “Dampak Global Warming Terhadap Keanekaragaman Hayati” kepada civitas akademika UNNES serta tamu undangan dari perwakilan Universitas di wilayah Jawa Tengah baik negeri maupun swasta. Semoga dengan dibangunnya Taman Keanekaragaman Hayati ini semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup khususnya kelestarian tumbuhan lokal di Jawa Tengah. Bukan hanya dari kalangan pecinta alam namun seluruh masyarakat Jawa Tengah. (Ivan/COR-457)

Ditulis dalam HoT NEWS!! | 1 Komentar »